Selasa, 30 Oktober 2018

algoritma , pointer dan arrays


BAIK DISINI SAYA AKAN MEMBERI PENGETAHUAN APA ITU ALGORITMA,POINTER,&ARRAY
OKE LANGSUNG SAJA:

                                    ALGORITMA


Pengertian algoritma pada dasarnya adalah susunan logis dan sistematis yang digunakan untuk memecahkan atau pun menyelesaikan suatu permasalahan tertentu. Jadi, setiap susunan logis yang diurutkan berdasarkan sistematika tertentu yang dipakai untuk menyelesaikan permasalahan dapat digolongkan sebagai sebuah algoritma. Susunan atau pun langkah – langkah memasak mie intan misalnya, langkah – langkah sistematis yang digunakan untuk memasak mie instan dapat digolongkan ke dalam logaritma, karena menyelesaikan sebuah permasalahan yaitu permasalahan lapar yang dirasakan oleh manusia.


Algoritma dalam Dunia Pemrograman
Dalam dunia pemrograman, algoritma digunakan untuk membangun berbagai macam software yang digunakan pada perangkat komputer. Penerapan sistem algoritma dalam pembuatan software biasanya dilakukan melalui beberapa jenis bahasa pemrograman seperti bahasa pemrograman C, bahasa pemrograman C#, dan bahasa pemrograman Visual Basic.

                                                POINTER

                                               
  Pointer adalah variable yang berisi alamat memory sebagai nilainya dan berbeda dengan variable biasa yang berisi nilai tertentu. Dengan kata lain, pointer berisi alamat dari variable yang mempunyai nilai tertentu.

Dengan demikian, ada variabel yang secara langsung menunjuk ke suatu nilai tertentu, dan variabel yang secara tidak langsung menunjuk ke nilai.
Adapun bentuk umum dari pernyataan variabel pointer dalam C++ adalah :

Type *variabel-name

Dengan :
Type adalah tipe dasar pointer
Variabel name adalah nama variabel pointer
* adalah variabel pada alamatnya yang ditentukan oleh operand.

Contoh :
          Int *int_pointer;          // pointer to integer
          Float *float_pointer;    // pointer to float

Contoh :

//Program : pointer.cpp                   
#include <stdio.h>

main()
{
            int a, *b;
            a=20;
            b=&a;
                        printf (" Pointer b menunjukkan alamat =%p\n",b);
                        printf (" Alamat tersebut berisi nilai :%d\n",*b);
 }

//Program : pointer1.cpp
#include <iostream .h>

// cetak p dan *p
void main(void)
{
int v = 7, *p;
p = &v;
cout << " Nilai v = " << v << " dan *p = " << *p
<< "\nAlamatnya = " << p << '\n';
}

Bila program diatas dijalankan, maka hasilnya adalah sebagai berikut :
          Nilai v = 7 dan *p = 7
          Alamatnya = efffb24




//Program:pointer2.cpp
#include <iostream.h>

int main ()
{
int value1 = 5, value2 = 15;
int * mypointer;

mypointer = &value1;
*mypointer = 10;
mypointer = &value2;
*mypointer = 20;
cout << "value1==" << value1 << "/ value2==" << value2;
return 0;
}

Bila program diatas dijalankan, maka hasilnya adalah sebagai berikut :
          “value1==” 10 << “/ value2==20


OPERATOR POINTER

Ada beberapa operator yang bisa digunakan dalam pointer. Operator tersebut adalah operator alamat (yang dilambangkan dengan simbol &) dan operator unary yang mengembalikan alamat dari operandnya.

Sebagai contoh, diasumsikan deklarasi sebagai berikut :
          Int y = 5;
          Int *yPtr;

Maka pernyataan :
          YPtr = &y;

Pernyataan ini mengandung arti bahwa alamat dari variabel y ditujukan kepada variabel pointer yPtr.

Contoh lain :
          Int balance, value;
          Int *balptr;
          Balance = 3200;      // step 1
          Balptr=&balance;    // step 2
          Value=*balptr;        // step 3

Contoh diagram :

Step 1
Step 2
Step 3
12
Balptr
12
100
Balptr
12
100
Balptr
100
3200
Balance
100
3200
Balance
100
3200
Balance
130
value
130
value
130
3200
value



Contoh :

//Program:pointer3.cpp
#include <iostream.h>

int main()
{
int *ptr, num;              // Step 1
ptr = &num;                // Step 2
*ptr = 100;                  // Step 3
cout << num << " ";
(*ptr)++;                      // Step 4
cout << num << " ";
(*ptr)*=2;                    // Step 5
cout << num << "\n";
return 0;
}

Bila program dijalankan :
          100  101  202

Contoh diagram :

Step 1
Step 2
Step 3
Step 4
Step 5
12
*int
Ptr
12
50
Ptr
12
50
Ptr
12
50
Ptr
12
50
Ptr
50
int
num
50
int
num
50
100
num
50
101
num
50
202
num
...
...
...
...
...



EKSPRESI POINTER


                                ARRAY

Array merupakan sebuah variabel yang menyimpan lebih dari 1 buah data yang memiliki tipe data yang sama. Jadi dapat dikatakan bahwa array merupakan kumpulan dari data-data tunggal yang dijadikan dalam 1 variabel array yang alamat memorinya berbeda yang selanjutnya disebut elemen-elemen array yang bisa kita akses berdasarkan indeks.
Sebagai contoh kita mempunyai 5 buah data dengan nilai 1, 2, 3, 4, dan 5 dengan tipe data integer (int). Kita bisa saja mendeklarasikan tiap datanya dalam 1 variabel, misalnya :
int A = 1;
int B =2;
int C = 3;
int D = 4;
int E=5;
Tapi deklarasi tersebut diatas menjadi tidak efektif karena terlalu banyak variabel yang digunakan. Kita dapat memanfaatkan array dalam hal ini. Kita dapat menggunakan 1 buah variabel, misalnya memasukkan semua data kedalam variabel A dengan struktur array seperti berikut.
int A[5] = {1, 2, 3, 4, 5};
Perlu diperhatikan bahwa pada bahasa C++, indeks array selalu dimulai dari 0 bukan 1.  Dalam Mendeklarasikan sebuah array, kita harus menggunakan tanda [ ] (bracket). Untuk menghitung Besarnya memory yang dibutuhkan untuk variabel A arrray diatas adalah 5 x 2 bytes ( 2 bytes merupakan ukuran untuk 1 buah data dalam bentuk integer). Jika kita ingin memanggil sebuah data pada array, misalnya kita ingin memanggil elemen ke-2, maka kita dapat memanggilnya dengan menuliskan sintaks seperti berikut :
 X = A[1]; 
Bentuk umun dari pendeklarasian sebuah array adalah sebagai berikut.
tipe_data nama_array[jumlah data];
Contoh kode program untuk menampilkan array :

#include <iostream> // header
#include <conio.h>
using namespace std;
int main()
{
// Mendeklarasikan nilai-nilai ke dalam variabel A
int A[5] = {1, 2, 3, 4, 5};
// Menampilkannya nilai yang terdapat pada elemen-elemen array
for (int i=0; i<5; i++)
{
cout<<“Nilai data pada elemen ke-“<<i ;
cout<<” = ” <<A[i]<<endl;
}
getch();
}
Jika kita jalankan kode diatas menggunakan sebuah aplikasi compiler misalkan DEV-C++, maka akan tampil pada command windows seperti tampilan berikut :
Contoh array


Tidak ada komentar:

Posting Komentar