BAIK DISINI SAYA AKAN MEMBERI PENGETAHUAN APA ITU ALGORITMA,POINTER,&ARRAY
OKE LANGSUNG SAJA:
ALGORITMA
Pengertian algoritma pada dasarnya adalah susunan logis dan sistematis yang
digunakan untuk memecahkan atau pun menyelesaikan suatu permasalahan tertentu.
Jadi, setiap susunan logis yang diurutkan berdasarkan sistematika tertentu yang
dipakai untuk menyelesaikan permasalahan dapat digolongkan sebagai sebuah
algoritma. Susunan atau pun langkah – langkah memasak mie intan misalnya,
langkah – langkah sistematis yang digunakan untuk memasak mie instan dapat
digolongkan ke dalam logaritma, karena menyelesaikan sebuah permasalahan yaitu
permasalahan lapar yang dirasakan oleh manusia.
Algoritma dalam Dunia Pemrograman
Dalam dunia pemrograman, algoritma digunakan untuk membangun
berbagai macam software yang digunakan pada perangkat komputer. Penerapan
sistem algoritma dalam pembuatan software biasanya dilakukan melalui beberapa
jenis bahasa pemrograman seperti bahasa pemrograman C, bahasa pemrograman C#,
dan bahasa pemrograman Visual Basic.
POINTER
Pointer adalah variable yang berisi alamat memory
sebagai nilainya dan berbeda dengan variable biasa yang berisi nilai tertentu.
Dengan kata lain, pointer berisi alamat dari variable yang mempunyai nilai
tertentu.
Dengan demikian, ada variabel yang secara langsung menunjuk
ke suatu nilai tertentu, dan variabel yang secara tidak langsung menunjuk ke
nilai.
Adapun bentuk umum dari pernyataan variabel pointer dalam
C++ adalah :
Type *variabel-name
Dengan :
Type adalah tipe dasar pointer
Variabel name adalah nama variabel pointer
* adalah variabel pada alamatnya yang ditentukan oleh
operand.
Contoh :
Int
*int_pointer; // pointer to
integer
Float
*float_pointer; // pointer to float
Contoh :
//Program :
pointer.cpp
#include <stdio.h>
main()
{
int a, *b;
a=20;
b=&a;
printf (" Pointer b menunjukkan alamat =%p\n",b);
printf (" Alamat tersebut berisi nilai :%d\n",*b);
}
//Program : pointer1.cpp
#include <iostream .h>
// cetak p dan *p
void main(void)
{
int v = 7, *p;
p = &v;
cout << " Nilai v = " << v <<
" dan *p = " << *p
<< "\nAlamatnya = " << p <<
'\n';
}
Bila program diatas dijalankan, maka hasilnya adalah sebagai
berikut :
Nilai
v = 7 dan *p = 7
Alamatnya = efffb24
//Program:pointer2.cpp
#include <iostream.h>
int main ()
{
int value1 = 5, value2 = 15;
int * mypointer;
mypointer = &value1;
*mypointer = 10;
mypointer = &value2;
*mypointer = 20;
cout << "value1==" << value1 <<
"/ value2==" << value2;
return 0;
}
Bila program diatas dijalankan, maka hasilnya adalah sebagai
berikut :
“value1==” 10 << “/ value2==20
OPERATOR POINTER
Ada beberapa operator yang bisa digunakan dalam pointer.
Operator tersebut adalah operator alamat (yang dilambangkan dengan simbol
&) dan operator unary yang mengembalikan alamat dari operandnya.
Sebagai contoh, diasumsikan deklarasi sebagai berikut :
Int y
= 5;
Int
*yPtr;
Maka pernyataan :
YPtr
= &y;
Pernyataan ini mengandung arti bahwa alamat dari variabel y
ditujukan kepada variabel pointer yPtr.
Contoh lain :
Int
balance, value;
Int
*balptr;
Balance = 3200; // step 1
Balptr=&balance; // step 2
Value=*balptr; // step 3
Contoh diagram :
Step 1
|
Step 2
|
Step 3
|
||||||
12
|
Balptr
|
12
|
100
|
Balptr
|
12
|
100
|
Balptr
|
|
100
|
3200
|
Balance
|
100
|
3200
|
Balance
|
100
|
3200
|
Balance
|
130
|
value
|
130
|
value
|
130
|
3200
|
value
|
||
Contoh :
//Program:pointer3.cpp
#include <iostream.h>
int main()
{
int *ptr, num;
//
Step 1
ptr = #
// Step 2
*ptr = 100;
// Step 3
cout << num << " ";
(*ptr)++;
// Step 4
cout << num << " ";
(*ptr)*=2;
// Step 5
cout << num << "\n";
return 0;
}
Bila program dijalankan :
100 101 202
Contoh diagram :
Step 1
|
Step 2
|
Step 3
|
Step 4
|
Step 5
|
||||||||||
12
|
*int
|
Ptr
|
12
|
50
|
Ptr
|
12
|
50
|
Ptr
|
12
|
50
|
Ptr
|
12
|
50
|
Ptr
|
50
|
int
|
num
|
50
|
int
|
num
|
50
|
100
|
num
|
50
|
101
|
num
|
50
|
202
|
num
|
...
|
...
|
...
|
...
|
...
|
||||||||||
EKSPRESI POINTER
ARRAY
Array merupakan
sebuah variabel yang menyimpan lebih dari 1 buah data yang memiliki tipe
data yang sama. Jadi dapat dikatakan bahwa array merupakan kumpulan dari
data-data tunggal yang dijadikan dalam 1 variabel array yang alamat memorinya
berbeda yang selanjutnya disebut elemen-elemen array yang bisa kita akses
berdasarkan indeks.
Sebagai contoh kita mempunyai 5 buah data dengan
nilai 1, 2, 3, 4, dan 5 dengan tipe data integer (int).
Kita bisa saja mendeklarasikan tiap datanya dalam 1 variabel, misalnya :
int A = 1;
int B =2;
int C = 3;
int D = 4;
int E=5;
Tapi deklarasi tersebut diatas menjadi tidak efektif
karena terlalu banyak variabel yang digunakan. Kita dapat memanfaatkan array
dalam hal ini. Kita dapat menggunakan 1 buah variabel, misalnya memasukkan semua
data kedalam variabel A dengan
struktur array seperti berikut.
int A[5] = {1, 2, 3, 4, 5};
Perlu diperhatikan bahwa pada bahasa C++, indeks
array selalu dimulai dari 0 bukan 1. Dalam Mendeklarasikan sebuah array, kita
harus menggunakan tanda [ ] (bracket).
Untuk menghitung Besarnya memory yang dibutuhkan untuk variabel A arrray diatas adalah 5 x 2 bytes ( 2 bytes merupakan
ukuran untuk 1 buah data dalam bentuk integer). Jika kita ingin memanggil
sebuah data pada array, misalnya kita ingin memanggil elemen ke-2, maka kita
dapat memanggilnya dengan menuliskan sintaks seperti berikut :
X = A[1];
Bentuk umun dari
pendeklarasian sebuah array adalah sebagai berikut.
tipe_data nama_array[jumlah data];
Contoh kode program
untuk menampilkan array :
#include <iostream> // header
#include <conio.h>
using namespace std;
#include <conio.h>
using namespace std;
int main()
{
// Mendeklarasikan nilai-nilai ke dalam variabel A
int A[5] = {1, 2, 3, 4, 5};
// Menampilkannya nilai yang terdapat pada elemen-elemen array
for (int i=0;
i<5; i++)
{
cout<<“Nilai data pada elemen ke-“<<i ;
cout<<” = ” <<A[i]<<endl;
}
getch();
}
getch();
}
Jika kita jalankan
kode diatas menggunakan sebuah aplikasi compiler misalkan DEV-C++, maka akan
tampil pada command windows seperti tampilan berikut :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar